IMPLEMENTASI LANSIA SEHAT DENGAN PROGRAM PENGENDALIAN PENYAKIT KRONIS DI PUSKESMAS PESANTREN 1 KOTA KEDIRI

Penulis

  • Agustin Widyowati Institute Ilmu Kesehatan Strada Indonesia
  • Deblora F. Banunaek Institute Ilmu Kesehatan Strada Indonesia
  • Kusnadi Institute Ilmu Kesehatan Strada Indonesia
  • Idwan Tunggal Sugiarto Institute Ilmu Kesehatan Strada Indonesia
  • Marianus Lino Institute Ilmu Kesehatan Strada Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24034/kreanova.v3i3.5318

Kata Kunci:

prolanis, lansia, diabetes melitus

Abstrak

Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) khususnya hipertensi dan diabetes mellitus merupakan salah satu program pemerintah dalam naungan BPJS Kesehatan, yang bertujuan untuk mengurangi risiko komplikasi dan peningkatan kualitas hidup penderita penyakit kronis. Cakupan pelayanan prolanis di UPTD Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri masih di bawah 20%. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dan mengimplementasi program pengendalian penyakit kronis (Prolanis). Pengabdian masyarakat dilakukan bulan Mei-Juni 2022 dengan sasaran lansia (lanjut usia) di UPTD Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri dan dianalisis melalui beberapa tahap yaitu Fishbone, USG, SWOT. Prioritas masalah yang didapatkan hasil bahwa pelayanan prolanis dilakukan dalam gedung puskesmas. Implementasi untuk meningkatkan cakupan pelayanan prolanis melalui pelayanan luar gedung, baik secara kelompok maupun individu (home visit), senam lansia, penyuluhan tentang PTM dan pemeriksaan kesehatan (timbang berat badan, periksa tekanan darah, pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol, vaksinasi Covid-19). Ketercapaian cakupan prolanis perlu melakukan modifikasi pelayanan dengan memperhatikan kejelasan informasi pelayanan, jumlah sasaran, waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan.

Referensi

Raraswati., Henhen. Heryaman., Nanny N.M. Soetedjo. (2018). Peran Program Prolanis dalam Penurunan Kadar Gula Darah Puasa pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Kecamatan Jatinangor. Jurnal Sistem Kesehatan. Vol 4(2): 65-70.

Arifa. A., 2018. Pengaruh Informasi Pelayanan Prolanis Dan Kesesuaian Waktu Terhadap Pemanfaatan Prolanis Di Pusat Layanan Kesehatan UNAIR. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia. Vol 6 (2): 95-102.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. (2014). Panduan Praktis Rujuk Balik Bagi Peserta JKN. Jakarta

Idris F (2014). Pengintegrasian Program Preventif Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 PT Askes (Persero) ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) The Integration of Prevention Program of Diabetes Mellitus type 2 PT Askes (Persero) into Health BPJS. BPJS Kesehat J Indon Med Assoc. Vol 64(3):115–21.

Utami. (2017). Higeia: Journal of Public Health.1(1):1–7.

Hasfika., Suci Erawati., Friska Ernita Sitorus. (2020). Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Pengendalian Kadar Glukosa Darah dan Tekanan Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II dan Hipertensi. BEST Journal. Vol 3(2): 184–190.

Utami, Wiyono. (2017). Pengaruh Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe Ii Di Puskesmas Banjardawa (Doctoral dissertation, Muhammadiyah University of Semarang).

Zakiyuddin & Yarmaliza. (2019). Pencegahan Dini Terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui GERMAS, Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin.

Newton, R. (2011). Exercise Is Medicine For Chronic Disease Management. Journal of Science and Medicine in Sport. 14-15.

Syuadzah, R. (2015). Hubungan antara Tingkat Kepatuhan Mengikuti Kegiatan Prolanis pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan Kadar HbA1C. Tesis. Magister Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Susilo.,Satibi., Tri Murti Andayani. (2020). Evaluasi Penatalaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Di Puskesmas Kota Bengkulu. Jurnal Media Kesehatan. Vol 13(2): 109-119.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-09-05

Terbitan

Bagian

Artikel