https://ejournal.stiesia.ac.id/kreanova/issue/feed Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) 2024-01-23T15:13:41+07:00 Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) [email protected] Open Journal Systems <p>Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal KREANOVA) merupakan Jurnal Pengabdian kepada masyarakat yang memiliki tujuan untuk memfasilitasi para ilmuwan, pelaksana pengabdian kepada masyarakat dan praktisi bisnis dalam mempublikasikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang ekonomi, manajemen dan bisnis, akuntansi, komunikasi dan informasi, ekonomi pembangunan serta ilmu sosial dan budaya. Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal KREANOVA) diterbitkan oleh <a href="https://stiesia.ac.id/">Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya</a> sebanyak tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September. Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal KREANOVA) terdaftar dengan nomor <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20210419450845000">e-ISSN 2798-527X</a></p> https://ejournal.stiesia.ac.id/kreanova/article/view/6241 PEMBENTUKAN EKOSISTEM USAHA MIKRO KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT GUYUB RUKUN MALANG 2023-12-08T15:49:07+07:00 WIdjojo Suprapto [email protected] Noni Kezia Marchyta [email protected] Sesilya Kempa [email protected] Yonathan Palumian [email protected] Michael Audrey Endrata [email protected] <p>Pembentukan ekosistem usaha mikro sangat dibutuhkan dalam mendukung aktivitas bisnis usaha rumah tangga berskala mikro. Hal ini disebabkan karena dalam perjalanan bisnisnya, banyak para pemilik usaha skala mikro yang dihadapan dengan berbagai situasi yang tidak menentu, penuh resiko, dan ketidakpastian yang tinggi. Oleh karena itu, para pemilik usaha mudah putus asa, khawatir, dan galau, sehingga mereka sangat membutuhkan support system atau ekosistem yang bisa mendukung perjalanan bisnis mereka. Tujuan pembentukan ekosistem ini adalah membuat wadah dimana para pemilik usaha dan para pelaku bisnis bisa membagikan kesulitan-kesulitan mereka dan menemukan jawaban terhadap kondisi bisnis yang sedang dihadapi. Para pelaku bisnis bisa meningkatkan kemampuan manajerial dan keterampilan bisnis melalui pertemuan-pertemuan rutin bertema yang dirancang oleh pembina kelompok swadaya masyarakat guyub rukun. Harapan yang akan dicapai lainnya adalah bertambahnya jumlah para pemilik usaha mikro yang mampu mandiri dan naik kelasnya usaha mikro ke skala usaha kecil. Dengan adanya manfaat dari ekosistem bisnis ini, anggota dari kelompok swadaya masyarakat guyup rukun yang bernaung di bawah PPA Sikhar Malang bisa bertambah jumlahnya juga.</p> 2024-01-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) https://ejournal.stiesia.ac.id/kreanova/article/view/6242 PENDAMPINGAN TRY OUT PADA SISWA SEBAGAI ASSESSMENT BELAJAR MATEMATIKA 2023-11-28T20:46:21+07:00 Suryanti Suryanti [email protected] Riki Suliana Ranggawati Sidik [email protected] Cicik Pramesti [email protected] Ayu Silvi Lisvian Sari [email protected] <p>Permasalahan yang dihadapi oleh siswa SMA pada mata pelajaran matematika adalah kurang mendapat hasil belajar yang memuaskan dan banyaknya kegiatan ekstrakurikuler yang menyebabkan siswa kurang latihan menyelesaikan soal. Sehingga guru perlu memberikan penguatan materi di antaranya dengan mengadakan latihan soal melalui kerjasama dengan Unipa Kampus Blitar khususnya Prodi Pendidikan Matematika dengan mengadakan try out matematika. Kegiatan ini dilakukan dengan maksud untuk mempersiapkan siswa dalam mengikuti penilaian akhir semester sehingga mendapat nilai dengan baik. Kegiatan ini juga sebagai bentuk pengembangan soal-soal evaluasi, dan penerapan asesmen belajar matematika yang langsung dapat diterapkan di masyarakat. Selain itu pada pengembangan pembelajaran matematika, kegiatan ini untuk mengetahui kesulitan-kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Manfaat yang diharapkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswa lebih mengetahui kemampuan dirinya dalam penguasaan materi dan berupaya untuk lebih mendalami materi-materi yang dianggap masih kurang dikuasai. Metode dalam kegiatan ini adalah memberikan try out matematika. Kegiatan diawali dengan perijinan, menentukan jadwal kegiatan, melaksanakan try out, mengumunkan hasil dan membahas beberapa soal.</p> 2024-01-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) https://ejournal.stiesia.ac.id/kreanova/article/view/6249 PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL DAN PEMASARAN DIGITAL BAGI PENGUSAHA WANITA FATAYAT JAWA TIMUR 2023-12-20T07:45:13+07:00 Prawita Yani [email protected] Muktar Redy Susila [email protected] Wawan Cahyo Nugroho [email protected] Fastha Aulia Pradhani [email protected] Khuzaini Khuzaini [email protected] <p>Halal dan pemasaran tidak bisa dipisahkan dan merupakan hal yang menunjang satu dengan yang lain. Namun dalam prakteknya, pengusaha wanita Fatayat di Surabaya masih banyak yang belum memahami dan mengerti secara detail bagaimana prosedur untuk mendapatkan sertifikasi halal. Selain itu belum optimalnya pemasaran penjualan produk via online, terkait hal itu, maka perlu adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari tim pengabdian Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya yang dilaksanakan bersama dengan Pengurus Wilayah (PW) Fatayat Jawa Timur menargetkan pengusaha wanita UMKM dari Surabaya dan Sidoarjo yang belum pernah mengajukan sertifikat halal maupun akun pemasaran digital. Kegiatan PKM dilaksanakan dengan tujuan memberikan pendampingan kepada wirausaha wanita untuk mengajukan sertifikasi halal dan memaksimalkan potensi pemasaran digital melalui akun media sosial berupa instagram bisnis dan akun penjual di marketplace shopee agar meningkatkan profitabilitas usaha di masa mendatang. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari empat tahap, yaitu tahap identifikasi masalah (mapping), tahap koordinasi persiapan yang dilakukan secara online dengan masing-masing UMKM melalui whatsapp, tahap pendampingan di Surabaya dan Sidoarjo serta tahap monitoring dan evaluasi di akun masing-masing pelaku usaha di website halal Kemenag. Luaran dari kegiatan ini berupa UMKM.</p> 2024-01-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) https://ejournal.stiesia.ac.id/kreanova/article/view/6251 EDUKASI TANAMAN OBAT DAN PEMBUATAN PRODUK HERBAL PADA GENERASI MILENIAL 2023-12-19T09:23:45+07:00 Tutik Sri Wahyuni [email protected] Retno Widyowati [email protected] Neny Purwitasari [email protected] <p>Indonesia merupakan negara dengan kekayaan sumber alam terbesar kedua di dunia, dan lebih dari 4000 spesies merupakan tanaman obat. Tanaman telah diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit yang dapat memberikan berbagai khasiat farmakologi. Hal ini memberikan potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai sumber yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan. Namun pemanfaatannya masih terbatas dan masih banyak yang belum mengenal khususnya pada generasi muda/milenial, sehingga perlu upaya untuk peningkatan pemahaman dan pemanfaatan tanaman obat khususnya generasi muda. Oleh karena itu kegiatan ini ditargetkan pada generasi muda. Kegiatan yang dilakukan dengan pemberian materi tentang manfaat tanaman obat dan pelatihan cara pembuatan persediaan herbal. Penjelasan tentang berbagai manfaat tanaman untuk meningkatan kesehatan dan berbagai ramuan tradisional dipaparkan dalam materi yang diberikan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan pre-test sebelum pemaparan materi dan praktik pembuatan kemudian dilakukan evaluasi setelah kegiatan/post-test. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang ditunjukkan dengan kemampuan menjawab pertanyaan dengan jawaban benar yang meningkat.</p> 2024-01-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) https://ejournal.stiesia.ac.id/kreanova/article/view/6254 PELATIHAN PENERAPAN KOPERASI BERBASIS SYARIAH DI PONDOK PESANTREN ALKHAIRAAT TERNATE (KOPPONTREN) 2023-12-11T08:37:59+07:00 Himawan Sardju [email protected] Safri Panigoro [email protected] <p>Pengabdian ini perlu dilakukan karena untuk memberi pemahaman kepada para angota koperasi khususnya di Pondok Pesantren Alkhairaat Ternate (Koppontren) yang mana masih menggunakan atau menerapkan koperasi berbasis konvensional. Penerapan koperasi yang berbasis syariah sebagai bentuk tawaran yang diberikan sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan anggota pada umumnya dan untuk mempertahankan keberadaaan dari koperasi dalam menghadapi berbagai dinamika lingkungan yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Peserta dalam pengabdian ini berjumlah sebanyak 36 orang yang mayoritas didominasi oleh para ibu-ibu yang sudah memiliki tingkat usia di atas 30 tahun. Dari penjelasan yang diberikan oleh pemateri dapat diambil kesimpulan bahwa adanya suatu kebutuhan yang selama ini diharapkan oleh para anggota untuk beralih menjadi koperasi berbasis syariah, Koperasi berbasis syariah menawarkan banyak manfaat tidak hanya pada anggota tetapi juga pada nasabah atau customer dan juga pada lingkungan yang ada di area pondok pesantren. Keberadaan koperasi berbasis syariah dalam hal ini koperasi yang aktivitasnya harus berdasarkan pada islam, sehingga hal ini akan menjadikan koperasi lebih sehat secara struktur organisasi dan sehat untuk segi keuangan dan barang yang ditawarkan oleh masyarakat.</p> 2024-01-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) https://ejournal.stiesia.ac.id/kreanova/article/view/6333 PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI BERBAHAN DASAR KELOR DI DESA SUKOSONGO KABUPATEN LAMONGAN 2024-01-15T09:03:19+07:00 Yunni Rusmawati DJ [email protected] Luluk Nur Azizah [email protected] Emalia Nova Sustyorini [email protected] Evi Fitrotun Najiah [email protected] <p>Tanaman kelor merupakan salah satu jenis tanaman (plasma nutfah) yang dinilai mempunyai nilai ekonomi yang relatif kecil, tanaman kelor merupakan tanaman yang sering digunakan sebagai sayur, obat, dan diolah menjadi berbagai produk. Seperti yang sudah ada di Desa Sukosongo yaitu pengembangan industri budidaya daun kelor untuk mie daun kelor dan nastar daun kelor untuk digunakan pada industri pangan. Bahan bakunya dinilai masih terjangkau karena diambil dari produk yang sudah tersedia di kebun apotek. Selain tanaman kelor, berbagai tanaman obat juga bisa di temukan di kebun apotek. Alat sederhana masih digunakan dalam produksi. Agroindustri daun kelor merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan daun kelor menjadi beberapa produk dengan menggunakan bahan dasar daun kelor. Desa Sukosongo mempunyai kebun apotek dengan berbagai tanaman herbal. Kader Matahari Asuan Mandir (Asman) di Desa Sukosongo mengembangkan tanaman tersebut untuk industri, tumbuhnya kesadaran masyarakat desa Sukosongo terhadap pemanfaatan pangan sehat alami memunculkan berbagai inovasi pangan sehat berbahan dasar alami. Produk masyarakat kreatif berbahan dasar daun kelor ini merupakan salah satu pilar Desa Sukosongo.</p> 2024-01-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) https://ejournal.stiesia.ac.id/kreanova/article/view/5923 EDUKASI PENYAKIT STROKE DENGAN MENGGUNAKAN METODE SEGERA KE RUMAH SAKIT 2024-01-22T13:17:12+07:00 Ivan Aditya Rahardian [email protected] Yenny Puspita Sari [email protected] Ratna Wardani [email protected] Eri Puji Kumalasari [email protected] <p>Penanggulangan peningkatan penyakit tidak menular (PTM) dapat berdampak terhadap peningkatan beban warga dan pemerintah, karena memerlukan waktu yang lama dan anggaran serta teknologi dengan biaya yang tinggi. Dalam pencegahan penyakit tidak menular termasuk stroke, pemerintah fokus pada upaya promotive dan preventif dengan tidak meninggalkan upaya kuratif dan rehabilitative. Di Indonesia upaya pencegahan stroke memerlukan pengelolaan yang baik dengan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat desa. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai penanganan stroke dan deteksi dini dari serangan penyakit stroke kepada masyarakat RT.42 RW.11 di Kelurahan Demang Palembang. Berdasarkan hasil pegkajian penyuluhan dan deteksi dini penyakit sroke pada masyarakat RT.41 RW.11 di Kelurahan Demang Palembang berlangsung dengan baik dan lancar dan didapati beberapa warga terdeteksi mengalami hipertensi, dimana seperti yang diketahui bahwa hipertensi merupakan faktor pencetus nomor 1 seseorang mengalami serangan stroke. Akan tetapi masih terdapat beberapa kelemahan seperti belum tersosialisasikan secara merata untuk semua daerah di Kelurahan Demang sehingga perlu diperluas lagi proses sosialisasi melalui pendampingan untuk penanganan dan deteksi dini penyakit stroke.</p> 2024-01-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova)