ANALISIS DESKRIPTIF ATAS LITERASI KEUANGAN PADA KELOMPOK TANI

Minto Yuwono, Budi Suharjo, Bunasor Sanim, Rita Nurmalina

Sari

Rendahnya tingkat keuangan inklusif Indonesia disebabkan oleh rendahnya tingkat keuangan inklusif dari 62% masyarakat Indonesia, dimana mayoritas bekerja pada sektor informal (diantaranya adalah petani). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara deskriptif tingkat pengetahuan petani terkait keuangan atau literasi keuangan yang memungkinkan individu untuk membuat keputusan efektif. Dalam mengelola keuangan baru sebagian kecil petani yang menggunakan lembaga keuangan baik untuk menyimpan maupun meminjam.  Untuk peminjaman dana dalam jumlah tertentu dan bersifat mendadak petani lebih mengandalkan pinjam dari teman atau keluarga/famili. Untuk keperluan modal usaha cukup banyak petani yang sudah memenfaatkan lembaga keuangan formal seperti Bank. Tidak lebih dari 6% petani yang merencanakan pengeluaran rumah tangga dan menjalankannya secara konsisten.  Hal ini sangat mempengaruhi perilaku mereka dalam pengelolaan keuangannya. Pengenalan petani terhadap lembaga-lembaga keuangan dapat dikatakan sangat baik, kecuali jasa pengiriman uang dan lembaga pembiayaan. Sementara untuk agen keuangan digital/laku pandai masih sangat rendah. Saat ini petani sangat membatasi peminjaman uang (kredit) melalui bank, karena petani belum membutuhkannya dan takut tidak dapat mengembalikannya. Pada penelitian ini juga didapatkan bahwa terdapat hubungan yang significant dan positif antara pengetahuan terhadap lembaga keuangan dengan tingkat penggunaan produk lembaga keuangan. Semakin tinggi tingkat pengetahuan petani terhadap lembaga keuangan maka semakin tinggi pula tingkat penggunaan produk lembaga keuangan.

 

Kata kunci : Literasi, profil, pengetahuan, korelasi

Kata Kunci

Literasi, profil, pengetahuan, korelasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Abdurachman, A., A. Mulyani, dan N. L. Nurida. 2009. Kondisi dan Antisipasi Keterbatasan Lahan Pertanian di Pulau Jawa. Jurnal Pengembangan Inovasi Pertanian 2(4): 283-285.

ASEAN Development Bank. 2014. Financial Inclusion in Asia Country Surveys. Mandaluyong (PH): ASEAN Develop- ment Bank.

Bank Indonesia. 2014. Booklet Keuangan Inklusif. Jakarta (ID): Bank Indonesia.

Behrman, J. R., O. S. Mitchell, C. K. Soo, dan D. Brava. 2012. How Financial Literacy Affects Household Wealth Accumulation. The American Economic Review 102(3): 300-304.

Bucher-Koenen, T. dan A. Lusardi. 2011. Financial Literacy and Retirement Planning in Germany. Journal of Pension Economics and Finance 10(4): 565-584.

Bhushan, P. dan Y. Medury. 2013. Financial Literacy and its Determinants. International Journal of Engineering, Business and Enterprise Applications 4(2): 155–160.

Chen, H. dan R. P. Volpe. 1998. An Analysis of Personal Financial Literacy Among College Students. Financial Services Review 72(2): 107-128.

Huston, S. J. 2010. Measuring Financial Literacy. The Journal of Consumer Affairs 44(2): 296-316.

Krishna, A., R. Rofaida, dan M. Sari. 2010. Analisis Tingkat Literasi Keuangan di Kalangan Mahasiswa dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya (Survey pada Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia). Proceedings of The 4th International Conference on Teacher Education. Join Conference UPI & UPSI Bandung, Indonesia, 8-10 November 2010.

Lalrinmawia, M. dan H. Gupta. 2015. Lite- racy dan Knowledge: Farmers’ Financial Inclusion Feasibility. SCMS Journal of Indian Management 12(3): 17-24.

Lusardi, A. dan O. S. Mitchell. 2014. The Economic Importance of Financial Lite- racy: Theory and Evidence. Journal of Economic Literature 52(1): 5–44.

Mendari, A. S. dan S. S. Kewal. 2013. Tingkat Literasi Keuangan di Kalangan Mahasiswa STIE MUSI. Journal Economia 9(2): 130-140.

Otoritas Jasa Keuangan. 2015. Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia. Direk- torat Literasi dan Edukasi Keuangan.

President’s Advisory Council on Financial Capability. 2013. Final Report President’s Advisory Council on Financial Capability. January 29, 2013.

Ravikumar, R., S. D. Sivakumar, M. Jawaharlal, N. V. Palanichamy, D. Suresh- kumar. 2013. Assessment of Farm Financial Literacy among Jasmine Growers in Tamilnadu, India. Journal of Developing Country Studies 3(13): 67-75.

Robb, C. A. dan R. N. James. 2009. Associations between Individual Characteristics and Financial Knowledge among College Students. Journal of Personal Finance 8: 170-184.

Salehin, M. M., M. S. Kabir, K. M. Morshed, K. S. Farid. 2009. Socioeconomic Changes of Farmers due to Adoption of Rice Production Technologies in Selected Areas of Sherpur District. Journal of the Bangladesh Agricultural University 7(2): 335–341.

Shen, C. H., S. J. Lin, D. P. Tang, dan Y. J. Hsiao. 2015. The Relationship between Financial Disputes and Financial Literacy. Pacific-Basin Finance Journal 36: 46–65

Taft, M. K., Z. Z. Hosein, S. M. T. Mehrizi, dan A. Roshan. 2013. The Relation between Financial Literacy, Financial Wellbeing and Financial Concerns. International Journal of Business and Management 8(11): 63-75.

Widyawati, I. 2012. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Literasi Finansial Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Assets: Jurnal Akuntansi dan Pendidikan 1(1): 89-99.

Xiao, J. J., S. Shim, B. Barber, dan A. Lyons. 2007. Academic Success and Well-Being of College Students: Financial Behaviors Matter. America Institute for Consumer Financial Education and Research.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.