EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas Diterbitkan oleh Sekolah Tinggi ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya secara berkala (setiap tiga bulan) yaitu setiap Maret, Juni, September, dan Desember, dengan tujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pengkajian, dan pengembangan bidang ekonomi dan keuangan, khususnya bidang akuntansi, manajemen, pasar modal hukum bisnis, perpajakan, sistem informasi, serta bidang ekonomi dan keuangan lainnya. Artikel yang dipublikasikan dalam EKUITAS dapat berupa Artikel Penelitian maupun Artikel Konseptual (non-penelitian). Terakreditasi dengan nomor No. 32a/E/KPT/2017 dengan nomor ISSN e-ISSN 2548 – 5024 dan p-ISSN 2548 – 298X Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya id-ID EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) 2548-298X PENGARUH TEKNOLOGI BIG DATA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MELALUI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4928 <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p> </p> <p><em>Using the theory of Resources Based View (RBV) and the theory of Dynamic Capabilities, this study aims to examine the effect of using Big Data Technology on firm value mediated by financial performance. By using secondary data on 35 companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), using Robus regression analysis with the R Studio application, this research aims to examine the relationship between increased investment in Big Data technology and Firm Value. Company value in this research is measured using TOBINSQ, Market Value Equity Ratio (MVER) and Market to Book Value Ratio (MBVR), while financial performance is measured using Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE) measurements. This research also aims to compare the three measurements which significantly affect Firm Value. The findings show that there is a significant effect of increasing investment in Big Data Technology with Firm Value using the Market Value Equity Ratio (MVER) measurement and mediated by financial performance both measured using the Return on Assets (ROA) ratio and the Return on Equity (ROE) ratio. </em></p> Muchlis Muchlis Dian Agustia I Made Narsa Hak Cipta (c) 2021 2021-06-30 2021-06-30 5 2 10.24034/j25485024.y2021.v5.i2.4928 INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP FINANCIAL PERFORMANCE DAN SUSTAINABLE GROWTH https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4744 <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><em>This study aims to examine the effect of intellectual capital on company financial performance and company sustainability growth. This study uses manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2014-2018. This study found that the components of intellectual capital have an effect on company performance, this is because well-managed intellectual capital is the main driver of increasing company performance and is also supported by superior intellectuals that will have an impact on the company's sustainable growth. Intellectual capital which includes human capital, structural capital, and relational capital is able to improve the company's financial performance, which in turn will be able to increase investment. This investment will ultimately increase the market reaction which is reflected in the company's stock price (company value). Intellectual capital is also an impetus for companies to be able to grow sustainably, especially in terms of human capital owned by the company. Companies must continue to develop and empower their potential resources in order to advance the company so that the company can win in the competition which is getting heavier.</em></p> Dian Agustia Nur Fadjrih Asyik Nidia Midiantari Hak Cipta (c) 2021 2021-06-30 2021-06-30 5 2 10.24034/j25485024.y2021.v5.i2.4744 DAMPAK PERTUMBUHAN EKONOMI, KONTROL KORUPSI, DAN YIELD TERHADAP INVESTASI ASING DI PASAR SUN https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4550 <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><em>Foreign investment in debt securities in Indonesia continues to grow. Foreign investor ownership in Government Securities (SUN) reached 39% at the end of 2019 from initially only less than 1% at the end of 2002. Foreign investor hold the largest ownership in tradable Government Securities. This study discusses the push and pull factors of foreign portfolio in debt securities investment in emerging markets and Indonesia on the period of 2000-2017. This research uses quantitative methods with panel data analysis. The results showed that economic growth, corruption control, dan financial openness were the main pull factors for foreign investment in debt instruments in emerging markets. Low yield in developed countries was the push factor of foreign investment in debt securities into emerging markets. In addition to economic growth and corruption control, yield on local debt instruments attract foreign investment in debt securities in Indonesia. The results showed that the yield on local debt securities have a negative effect on foreign investment in Indonesian debt securities so that the government does not need to provide too high yield on Government Securities.</em></p> Wahyu Tri Rahmawati Willem A. Makaliwe Hak Cipta (c) 2021 EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) 2021-06-30 2021-06-30 5 2 10.24034/j25485024.y2021.v5.i2.4550 ANALISIS CALENDAR ANOMALIES DI PASAR SAHAM INDONESIA TAHUN 1998 – 2018 https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4511 <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><em>The Efficient Market Hypothesis Theory of Fama states that stock prices cannot be predicted by its movement tendency (random walk). In some stock markets, the movement of stock prices has a seasonal effect, which is the repetition of stock movements at a certain time that can be called a calendar anomalies. The repetition or seasonal effect on rate of return shows that the stock price can be predicted, thus it can be exploited by investors to get the probability of a higher rate of return. This research aims to see whether calendar anomalies prevail in the Indonesian stock market by using the daily and monthly rate of return of LQ45 and the Jakarta Composite Index (JCI) with an observation period of 21 years from 1998 to 2018 and estimated using the GARCH-M model (1,1). The results of this research are the existence of daily anomalies on Monday as the day with the lowest rate of return and Wednesday as the day with the highest rate of return. In addition, we also get the results of monthly anomalies in August as the month with the lowest rate of return and December as the month with the highest rate of return.</em></p> Hasna Fairuz Surachmadi Anhar Fauzan Priyono Heriyaldi Heriyaldi Hak Cipta (c) 2021 EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) 2021-06-30 2021-06-30 5 2 10.24034/j25485024.y2021.v5.i2.4511 OPINI GOING CONCERN: DITINJAU DARI AGENSI TEORI DAN PEMICUNYA https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4490 <p>Kontinuitas perusahaan dapat diidentifikasi dari laporan keuangannya yang dikeluarkan oleh auditor. Kemampuan perusahaan dalam menyelesaikan kewajibannya merupakan hal yang diperhatikan oleh perusahaan untuk mempertahankan eksistensinya dalam persaingan yang ketat ini. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pada ukuran perusahaan, perkembangan perusahaan, rasio hutang terhadap ekuitas, kualitas audit, opini audit tahun sebelumnya pada kecenderungan penerimaan opini audit going concern di perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indonesia Bursa Efek. Menggunakan populasi data dari 165 perusahaan manufaktur terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari 2016 hingga 2018, menggunakan teknik analisis data purposive sampling, menghasilkan 68 unit perusahaan manufaktur sebagai sampel penelitian per tahun dan menjadi 240 sampel penelitian selama 3 tahun. Metode Analisis Data yang digunakan adalah Analisis Regresi Logistik. Dari hasil uji hipotesis diperoleh hasil bahwa ukuran perusahaan, perkembangan perusahaan, rasio hutang terhadap modal, kualitas audit, dan opini audit periode sebelumnya tidak mempengaruhi kecenderungan opini audit going concern.</p> I Dewa Made Endiana Ni Nyoman Ayu Suryandari Hak Cipta (c) 2021 EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) 2021-06-30 2021-06-30 5 2 10.24034/j25485024.y2021.v5.i2.4490 DETERMINANTS OF BANKING INDUSTRY PROFITABILITY: AN EMPIRICAL RESEARCH OF INDONESIA FINANCIAL INSTITUTIONS https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4666 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong> </strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari determinan profitabilitas perbankan di Indonesia. Penelitian difokuskan pada 19 bank yang dikategorikan sebagai bank book 3 dan 4 sesuai ketentuan bank sentral. Tujuh rasio keuangan utama, yaitu dampak pemegang saham (bank swasta versus bank milik negara), dan status dampak bank (bank milik lokal versus bank milik asing) dianalisis sebagai penentu profitabilitas bank. Kami menggunakan data panel seimbang dan menguji statistik model dengan <em>pooled least square</em>, model efek tetap, atau model efek acak dengan menggunakan program E-views. Sampelnya adalah 19 bank yang mempublikasikan laporan tahunannya dari tahun 2016-2018. Hasil empiris menunjukkan bahwa determinan utama profitabilitas perbankan adalah kredit macet. Pinjaman bermasalah yang lebih tinggi akan membutuhkan persyaratan cadangan yang lebih tinggi. Persyaratan cadangan yang lebih tinggi akan berdampak pada profitabilitas bank. Selain itu, penentu utama pengembalian ekuitas adalah status kepemilikan bank (kepemilikan lokal versus kepemilikan asing). Pemegang saham lokal menunjukkan lebih banyak dukungan untuk profitabilitas perbankan daripada pemegang saham asing. Variabel signifikan kurang dari 1%, dan hanya status pengaruh bank terhadap return on equity yang signifikan pada kurang dari 10%.</p> Suwinto Johan Hak Cipta (c) 2021 EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) 2021-06-30 2021-06-30 5 2 10.24034/j25485024.y2021.v5.i2.4666 ONLINE TRAVEL AGENCY MARKETING STRATEGY: IMPLICATIONS FOR CONSUMER REPURCHASE DECISION https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4664 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong> </strong></p> <p>OTA dan konsumsi masyarakat atas transaksi layanan online di Indonesia terus tumbuh. Pemasaran online paling banyak dilakukan oleh perusahaan perjalanan online untuk menarik pelanggan dan meningkatkan loyalitas pelanggan yang diantisipasi. Persaingan perjalanan online menjadi semakin ketat. Sehingga konsumen akan terus melakukan transaksi travel online kembali. Studi ini mengeksplorasi travel online yang signifikan di Indonesia yaitu Traveloka, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data dari 100 responden dan menggunakan alat perangkat lunak <em>Partial Least Square</em> untuk menganalisa model. Temuan penelitian ini menjelaskan bahwa promosi pemasaran online berpengaruh signifikan terhadap pembelian Kembali, serta kepuasan pelanggan berhasil memediasi antara promosi pemasaran online terhadap pembelian kembali. Hasil ini memberikan bukti bahwa promosi pemasaran online sangat penting bagi pemasaran dan pertumbuhan bisnis perusahaan online seperti Traveloka. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening baik secara langsung maupun sebagai variabel mediasi antara promosi pemasaran online dan pengambilan keputusan pembelian kembali memiliki pengaruh yang besar terhadap pembelian kembali konsumen. Nilai <em>R square</em> yang begitu tinggi antara hubungan antar variabel baik secara langsung maupun tidak langsung memberikan informasi bahwa kedua variabel tersebut mempengaruhi variabel keputusan pembelian kembali cukup besar sehingga pengusaha travel online khususnya Traveloka yang menjadi fokus penelitian ini perlu pertimbangkan permasalahan ini.</p> <p> </p> Syafrida Hafni Sahir Suginam Suginam Mochammad Fahlevi Hak Cipta (c) 2021 EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) 2021-06-30 2021-06-30 5 2 10.24034/j25485024.y2021.v5.i2.4664