EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas Diterbitkan oleh Sekolah Tinggi ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya secara berkala (setiap tiga bulan) yaitu setiap Maret, Juni, September, dan Desember, dengan tujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pengkajian, dan pengembangan bidang ekonomi dan keuangan, khususnya bidang akuntansi, manajemen, pasar modal hukum bisnis, perpajakan, sistem informasi, serta bidang ekonomi dan keuangan lainnya. Artikel yang dipublikasikan dalam EKUITAS dapat berupa Artikel Penelitian maupun Artikel Konseptual (non-penelitian). Terakreditasi dengan nomor No. 32a/E/KPT/2017 dengan nomor ISSN e-ISSN 2548 – 5024 dan p-ISSN 2548 – 298X Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya id-ID EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) 2548-298X PENGGUNAAN E-MONEY TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA YANG DIMEDIASI KONTROL DIRI https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4669 <em>This study aims to analyze the effect of e-money on the consumptive behavior of undergraduate accounting students in Bali Province which is mediated by self-control. This study uses a quantitative research design with an ex post facto approach and path analysis techniques. The data of this research were collected by distributing questionnaires openly using google form media to all universities in Bali. The study population was S1 Accounting students at all universities in Bali Province. The sample was selected using purposive random sampling technique. The total sample of the study was 354 people. The results showed that e-money and self-control had a direct effect on consumptive behavior. In addition, the results of the study also showed that self-control was able to mediate the relationship between e-money and consumptive behavior. This shows that it is important to improve self-control to form good financial behavior among accounting students.</em> Luh Gede Kusuma Dewi Nyoman Trisna Herawati I Made Pradana Adiputra Hak Cipta (c) 2021 EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) 2021-05-28 2021-05-28 5 1 1 19 10.24034/j25485024.y2021.v5.i1.4669 MEWUJUDKAN STANDAR AKUNTANSI TRANSAKSI SUKUK NEGARA https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4676 <p><em>The purpose of this research to analyze how the application of standardized sovereign sukuk accounting which is adjusted to AAOIFI and PSAK and determine the factors that have the highest level of importance that affect the realization of these standards. The method used is descriptive qualitative analysis and the Analytical Hierarchy Process (AHP) approach. The result is the application for transaction recognition starting from the time of the engagement between the issuer and the investor. For the initial measurement of the valuation based on the yield according to market value, the current practice still requires improvements in determining the reward, recording the amortization of premiums/discounts, transfer of beneficial rights to underlying assets, and purchasing undertaking transactions. To presentation and disclosure, the presentation standard still needs improvement because sukuk is proof of ownership of assets and not evidence of debt so that the presentation is separated from the debt group. As for disclosure, the information is not as complete as corporate sukuk and AAOIFI FAS number 17. The factors that have the highest level of importance in realizing the accounting standard are government role and commitment factors. The results of this study aim to increase transparency and accountability</em>.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan Standar Akuntansi Pemerintah untuk transaksi Sukuk Negara yang disesuaikan dengan mengacu pada PSAK nomor 110 dan AAOIFI FAS nomor 17 serta menentukan faktor yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi yang mempengaruhi terwujudnya standard tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan analisis </em><em>kualitatif </em><em>deskriftif dan </em><em>pendekatan Analitycal Hierarchi Process (AHP). </em><em>&nbsp;Hasil penelitian ini adalah penerapan untuk pengakuan transaksi dimulai sejak terjadinya perikatan antara penerbit dengan investor. Praktik yang berjalan sudah sesuai dengan standar yang seharusnya.</em> <em>Untuk pengukuran awal penilaian &nbsp;berdasarkan yieldnya sesuai nilai pasar, praktik yang berjalan masih memerlukan penyempurnaan dalam penentuan imbalan, pencatatan amortisasi premium/diskon, transfer hak manfaat asset yang dijadikan underlying, dan transaksi purchasing undertaking. Terkait dengan penyajian dan pengungkapan, standar penyajiannya masih perlu penyempurnaan karena sukuk merupakan bukti kepemilikan atas aset dan bukan bukti utang sehingga penyajiannya dipisahkan dari kelompok utang. Sedangkan untuk pengungkapan, informasi transaksi Sukuk Negara belum selengkap sukuk korporasi dan AAOIFI FAS nomor 17. </em><em>Adapun faktor yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi dalam mewujudkan standar akuntansi transaksi Sukuk Negara dengan pendekatan AHP adalah faktor peran dan komitmen pemerintah. </em><em>Hasil penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas yang memberi dampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk berinvestasi di Sukuk Negara.</em></p> Erny Arianty Resi Ariyasa Qodri Hak Cipta (c) 2021 2021-05-28 2021-05-28 5 1 20 39 E-GOVERNMENT DAN KORUPSI: STUDI DI PEMERINTAH DAERAH, INDONESIA DARI PERSPEKTIF TEORI KEAGENAN https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4789 <p>Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan <em>e-Government</em> terhadap probabilitas terjadinya korupsi di pemerintah daerah, Indonesia. Studi ini menggunakan indeks pemeringkatan <em>e-Government</em> pemerintah daerah provinsi di Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indoneisa sebagai proksi variabel <em>e-Government</em>. Sedangkan, korupsi diukur berdasakan kasus korupsi yang terjadi pada pemerintah daerah provinsi tahun anggaran 20110-2015, yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (<em>inkracht</em>) dari Mahkamah Agung. Dengan menggunakan 112 sampel, studi ini menemukan bahwa penerapan <em>e-Government</em> berpengaruh negatif terhadap probabilitas terjadinya praktik korupsi di pemerintah daerah, Indonesia. Ini artinya, semakin baik penerapan <em>e-Government</em>, maka semakin kecil kemungkinan pemerintah daerah untuk terlibat dalam korupsi. Hasil konsisten juga ditemukan ketika memasukan wilayah sebagai variabel kontrol. Studi ini menunjukkan bahwa penerapan <em>e-Government</em> dapat mengurangi kesempatan pemerintah daerah untuk melakukan korupsi. Informasi layanan publik yang terbuka dan jujur, mudah didapat ketika pemerintah daerah menggunakan <em>e-Government</em>, sehingga asimetri informasi antara agen dan prinsipal dapat dikurangi. Oleh sebab itu, untuk meminimalkan probabilitas terjadinya korupsi diperlukan penerapan <em>e-Government</em> secara optimal dan sikap profesionalisme dari pejabat publik dalam menjalankan tugas dan wewenangnya. Studi ini memberikan kontribusi literatur dengan menghadirkan bukti empiris penerapan <em>e-Government</em> dan korupsi, karena riset sebelumnya tentang <em>e-Government</em> dan korupsi di pemerintah daerah, Indonesia sebagai besar dilakukan menggunakan pendekatan hukum.</p> Evi Maria Abdul Halim Hak Cipta (c) 2021 2021-05-28 2021-05-28 5 1 40 58 REFINANCING DALAM STRUKTUR MODAL: STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4736 <p>Abstrak</p> <p>Apakah keputusan untuk menggunakan lagi hutang (refinancing) sebagai sumber pendanaan perusahaan manufaktur memperkuat hubungan profitabilitas terhadap struktur modal perusahaan?. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah refinancing memperkuat hubungan antara profitability pada struktur permodalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier dengan 559 pengamatan terhadap perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014-2018. Variabel dependen studi ini adalah struktur modal yang diukur dengan leverage pasar, variabel independen adalah profitabilitas, dan variabel moderat adalah refinancing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas memiliki efek negatif yang signifikan pada struktur permodalan, dan refinancing melemahkan efek negatif profitabilitas pada struktur modal.</p> <p>Kata Kunci: Profitabilitas, Refinancing, Struktur Modal.</p> Windijarto Windijarto Fika Andiya Hak Cipta (c) 2021 2021-05-28 2021-05-28 5 1 59 77 PERAN ORIENTASI PELANGGAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEMASARAN UMKM RUMAH MAKAN DI KABUPATEN SRAGEN https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4750 <p>Penelitian ini bertujuan memahami hubungan secara teoritis peran mediasi orientasi pelanggan terhadap kinerja pemasaran UMKM rumah makan di Kabupaten Sragen dilihat dari aspek dinamika lingkungan dan orientasi inovasi. Unit analisis dalam penelitian adalah perusahaan UMKM rumah makan di Kabupaten Sragen yang terdata pada Dinas Koperasi dan UMKM dengan obyek penelitian pimpinan rumah makan atau yang mewakili dengan jumlah 750 perusahaan. Pengambilan sampel menggunakan <em>random sampling </em>dengan tingkat 10% populasi yaitu sebesar 75 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah uji instrument, analisis regresi, analisis jalur, Uji t, Uji F, Uji koefisien determinasi dan analisis korelasi. Hasil penelitian analisis regresi persamaan pertama dinamika lingkungan dan orientasi inovasi berpengaruh positif signifikan terhadap oientasi pelanggan. Hasil analisis regresi persamaan kedua dinamika lingkungan dan orintasi pelanggan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pemasaran. Orientasi inovasi berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kinerja pemasaran. Hasil analisis jalur menunjukkan untuk orientasi pelanggan efektif digunakan sebagai mediasi antara dinamika lingkungan terhadap kinerja pemasaran, sedangkan orientasi pelanggan tidak efektif sebagai mediasi orientasi inovasi terhadap kinerja pemasaran.</p> <p> </p> <p> </p> Siti Fatonah Tulus Haryono Nevea Nur Indah Sari Hak Cipta (c) 2021 2021-05-28 2021-05-28 5 1 78 97 ANALISIS FRAUD TENDENCY MELALUI PENDEKATAN PENTAGON FRAUD: UNETHICAL BEHAVIOR SEBAGAI MEDIATOR https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4675 <p>Studi ini mengkaji kecenderungan fraud melalui perilaku tidak etis sebagai mediator. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dari 118 responden staf keuangan yang bekerja di perbankan syariah dan asuransi syariah di DKI Jakarta. Metode analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) -SEM dengan bantuan alat analisis data SmartPLS 3.0. Temuan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kompetensi dan moralitas individu terhadap perilaku tidak etis. Kompetensi dan moralitas individu tidak berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan. Perilaku tidak etis berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan. Selanjutnya kompetensi dan moralitas individu berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan melalui perilaku tidak etis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seseorang memiliki kompetensi yang cukup, maka akan menjauhkannya dari perilaku tidak etis sehingga kecenderungan kecurangan dapat dihindari. Selain itu, moralitas individu perbankan syariah dan staf keuangan asuransi syariah dapat mencegah perilaku tidak etis sehingga kecenderungan fraud dapat diminimalisir secara signifikan.</p> Reskino Reskino Harnovinsah Harnovinsah Siti Hamidah Hak Cipta (c) 2021 2021-05-28 2021-05-28 5 1 98 117 10.24034/j25485024.y2021.v5.i1.4675 PRAKTIK INCOME SMOOTHING PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN DI BEI https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/4801 <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><em>The research objective is to examine the practice of income smoothing with several explanatory variables, namely: cash holding, political cost, profitability, and the board of commissioners. Income smoothing is an effort to normalize profits with the hope of increasing the company's market return. There are indications that agricultural sector companies are doing income smoothing. The population in this study were all agricultural sector companies listed on the IDX for the 2014-2019 period, with a purposive sampling technique, the number of samples used was 16 agricultural sector companies. Furthermore, the number of observed data was 96 data (6 years of observation in 16 agricultural sector companies). Methods of data analysis using logistic regression with α = 5% and α = 10%. The results showed that cash holding and profitability had no significant effect on income smoothing practices, both at α = 5% and α = 10%, but the political cost had a significant positive effect and the board of commissioners had a significant negative effect on income smoothing practices in agricultural sector companies. The implication of income smoothing practice with several explanatory variables can maintain the stability of the company's financial performance and will become an attraction for interested parties, however, income smoothing practise must go through supervision and consider some of the advice given by the board of commissioners.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><em>Key words: cash holding, board of commissioners, income smoothing, political cost, profitability</em></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Tujuan penelitian adalah untuk menelaah praktik <em>income smoothing</em> dengan beberapa variabel penjelas, yaitu: <em>cash holding, political cost, </em>profitabilitas, dan dewan komisaris. <em>Income smoothing</em> merupakan upaya normalisasi laba dengan harapan untuk meningkatkan <em>market return </em>perusahaan. &nbsp;Perusahaan sektor pertanian terindikasi melakukan <em>income smoothing</em>. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di BEI periode 2014-2019, dengan teknik <em>purposive sampling</em>, maka jumlah sampel yang digunakan adalah 16 perusahaan sektor pertanian.&nbsp; Selanjutnya jumlah data yang diobservasi sebanyak 96 data (6 tahun pengamatan pada 16 perusahaan sektor pertanian). Metode analisis data dengan regresi logistik dengan α = 5% dan α = 10%. Hasil penelitian bahwa <em>cash holding</em> dan profitabilitas berpengaruh tidak signifikan terhadap praktik <em>income smoothing</em>, baik pada α = 5% dan α = 10%, namun <em>political cost</em> berpengaruh signifikan positif dan dewan komisaris berpengaruh signifikan negatif terhadap praktik <em>income smoothing</em> perusahaan sektor pertanian<em>.</em> Implikasi praktik<em> income smoothing</em> dengan beberapa variabel penjelas dapat menjaga stabiitas kinerja keuangan perusahaan dan akan menjadi daya tarik bagi pihak-pihak yang bekepentingan, namun praktik <em>income smoothing</em> harus melalui pengawasan dan mempertimbangkan beberapa nasihat yang diberikan dewan komisaris.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata kunci: <em>cash holding</em>, dewan komisaris, <em>income smoothing</em>, <em>political cost</em>, profitabilitas</p> Sumani Sumani Ahmad Roziq Widyastuti Annisa Hak Cipta (c) 2021 2021-05-28 2021-05-28 5 1 118 137 10.24034/j25485024.y2021.v5.i1.4801