ANALISIS TINGKAT PENGUNGKAPAN SEGMEN: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN DAMPAKNYA TERHADAP BIAYA EKUITAS

Authors

  • Fadhil Muhammad Universitas Indonesia
  • Sylvia Veronica Siregar Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24034/j25485024.y2014.v18.i3.149

Keywords:

pengungkapan segmen, PSAK 5, biaya modal ekuitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pelaporan segmen operasi perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), faktor-faktor dari karakteristik perusahaan yang mempengaruhi, dan dampak tingkat pelaporan segmen operasi terhadap biaya modal ekuitas. Penelitian ini menganalisis tingkat pelaporan segmen operasi pada tahun 2010 dan 2011 dari sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa rata-rata tingkat pengungkapan informasi segmen perusahaan di BEI pada tahun 2010 dan 2011 sebesar 65% dari total pengungkapan yang diwajibkan oleh PSAK 5 mengenai Segmen Operasi. Berdasarkan hasil penelitian juga ditemukan adanya beberapa faktor karakteristik perusahaan yang mempengaruhi tingkat pengungkapan informasi segmen, yaitu ditemukan bahwa pengungkapan informasi segmen yang lebih luas dari perusahaan yang lebih besar, diaudit oleh KAP Big-4, memiliki tingkat kepemilikan publik yang tinggi, serta mempunyai tingkat leverage dan likuiditas yang tinggi. Akan tetapi, penelitian ini belum dapat membuktikan adanya pengaruh yang signifikan dari pengungkapan informasi segmen terhadap biaya modal ekuitas.

References

Alfaraih, M. M. dan F. S. Alanezi. 2011. What Explains Variation In Segment Reporting? Evidence from Kuwait. International Business dan Economic Research Journal 10: 31-45.

Alsaeed, K. 2006. The Association between firm specific characteristics and disclosure. Managerial Auditing Journal 21(5): 476 – 496.

Association for Investment Management and Research (AIMR). 1993. Financial Reporting in 1990s and Beyond: A Position Paper of the Association for Investment Management and Research. Financial Accounting Policy Committee, Prepared by Peter H. Knuston, Charlot- tesville, VA: AIMR.

Bailey, W., G. A. Karolyi, dan C. Salva. 2006. The economic consequences of increa- sed disclosure: Evidence from inter- national cross-listings. Journal of Finan- cial Economics 81: 175–213.

Benardi, M. K., Sutrisno, dan P. Assih. 2009. Faktor-faktor yang memengaruhi luas pengungkapan dan implikasinya ter- hadap asimetri informasi. Simposium Nasional Akuntansi 12.

Berger, P. G dan R. N. Hann. 2007. Profitability and the Proprietary and Agency Costs of Disclosure. The Accounting Review 82(4), 869-906.

Bestari, M. dan S. V. Siregar. 2012. Determinan motif pengungkapan variasi pertumbuhan laba antar segmen perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indonesia. Simposium Nasional Akuntansi 15.

Brown, P. R. 1997. Financial Data and Decision-Making by Sell-Side Analyst. The Journal of Financial Statement Analysis: 43-48.

Camfferman, K. dan T. Cooke. 2002. An analysis of disclosure in the annual reports of UK and Dutch companies. Journal of International Accounting 1: 3-30.

Chavent, M., Y. Ding, L. Fu, H. Stolowy, dan H. Wang. 2006. Disclosure and determinants studies: An extension using the Divisive Clustering Method (DIV). European Accounting Review 15(2): 181-218.

Cooke, T. E. 1989. Voluntary corporate disclosure by Swedish companies. Journal of International Financial Management and Accounting 2: 113-24.

Core, J. E. 2001. A Review of the Empirical Disclosure Literature: Discussion, Journal of Accounting and Economics 31 (1–3): 441–456.

Damodaran, A. http://pages.stern.nyu. edu/~adamodar/.

Dhaliwal, D. S., O. Z. Li, A. Tsang, dan Y.G. Yang. 2011. Voluntary Nonfinancial Disclosure and the Cost of Equity Capital: The Initiation of Corporate Social Respondsibility Reporting. The Accounting Review 86(1): 59-100.

Fitriany dan S. Aulia. 2009. PSAK No. 5 (Revisi): Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapan dan Dampaknya Terhadap Forward Earnings Response Coefficient. Simposium Nasional Akuntansi 12.

Francis, J. R., I. K. Khurana, dan R. Pereira. 2005. Disclosure incentives and effects on cost of capital around the World. The Accounting Review 80(4): 1125-1162.

Fama, E. dan K. French. 1992. The cross-section of expected stock returns. The Journal of Finance 47: 427-465.

Glaum, M. dan D. L. Street. 2003. Compliance with the Disclosure Requirements of Germany’s New Market: IAS Versus US GAAP. Journal of International Financial Management & Accounting 14(1): 64-100.

Godfrey, J., A. Hodgson, A. Tarca, J. Hamilton, dan S. Holmes. 2010. Accounting Theory 7th Ed. Australia: John Wiley and Sons, Inc.

Grüning, M. 2011. Capital Market Implications of Corporate Disclosure: German Evidence. BuR - Business Research 4: 48-72.

Gumanti, T. A. dan N. Puspitasari. 2008. Siklus Kehidupan Perusahaan dan Kaitannya Dengan Investment Opportunity Set, Risiko, dan Kinerja Finansial. Jurnal Akuntansi and Bisnis 8(2): 139-150.

Jalila J., dan S. Devi. 2012. Ownership structure effect on the extent of segment disclosure: evidence from Malaysia. 2nd Annual International Conference on Accounting and Finance (AF 2012) Procedia Economics and Finance 2: 247–256.

Jensen, M. C. dan W. H. Meckling. 1976. Theory of the firm: managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics 3, 305-60.

Komalasari, P. T. dan Z. Baridwan. 2001. Asimetri Informasi dan Cost of Capital. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia 4(1): 64-81.

Kristanti, P. 2007. Analisis Pelaporan Seg- men dalam PSAK No. 5 (Edisi 1994) dan PSAK (Edisi Revisi), Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Surabaya 7(2) (Mei): 1-14.

Lambert, R., C. Leuz, dan R.E. Verrecchia. 2007. Accounting Information, Disclosure, and the Cost of Capital. Journal of Accounting Research 45(2), 385–420.

Lang, M. dan R. Lundholm. 1993. Cross-sectional determinants of analyst ratings of corporate disclosure. Journal of Accounting Research 31(2), 246-271.

Mardiyah, A. A. 2002. Pengaruh lnformasi Asimetri dan Disclosure terhadap Cost of Capital. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia 5(2): 229-256.

Murni, S. A. 2004. Pengaruh Luas Ungkapan Sukarela dan Asimetri Informasi Terhadap Cost of Equity Capital pada Perusahaan Publik di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia 7: 192-206.

Prather-Kinsey, J. dan G. Meek. 2004. The effect of revised IAS 14 on Segment Reporting by IAS Companies. European Accounting Review 13(2): 213-227.

Prencipe, A. 2004. Proprietary costs and determinants of voluntary segment disclosure: Evidence from Italian listed companies. European Accounting Review 13(2): 319-340.

ROSC. 2010. Report on the Observance of Standards And Codes (ROSC) Indonesia. April, 2011. http://www. World bank.org/ifa/rosc_aa.html, diakses tanggal 25 Januari 2013

Ross, S. A., R. W. Westerfield, dan B. D. Jordan. 2010. Fundamentals of Corporate Finance. New York: McGraw-Hill.

Saini, J. S. dan D. Herrmann. 2012. Cost of Equity Capital, Segment Disclosure, and Information Asymmetry. Working Paper, Western Michigan University dan Oklahoma State University.

Samaha, K., K. Dahawy, K. Hussainey, dan P. Stapleton. 2012. The extent of corporate governance disclosure and its determinants in a developing market: The case of Egypt. Advances in Accounting, incorporating Advances in Inter- national Accounting 28: 168–178.

Singhvi, S. dan H. B. Desai. 1971. An empirical analysis of the quality of corporate financial disclosure. Accounting Review 46: 621-32.

Siregar, S. V. dan S. Utama. 2008. Type of earnings management and the effect of ownership structure, firm size, and corporate-governance practices: Evidence from Indonesia. The International Journal of Accounting 43 (1): 1-27.

Wallace, R. S. O. dan K. Naser. 1995. Firm specific determinants of the comprehensiveness of mandatory disclosure in the corporate annual reports of firms listed on the stock exchange of Hong Kong. Journal of Accounting and Public Policy 14: 311-68.

Wallace, R. S. O., K. Naser, dan A. Mora. 1994. The relationship between the comprehensiveness of corporate annual reports and firm characteristics in Spain. Accounting and Business Research 25 (97): 41-53.

Wan-Hussin, W. N., N. Che-Adam, N.A. Lode, dan H. Kamardin. 2005. Determinants of early adoption of FRS 114 (Segment Reporting) in Malaysia. Asian Academy of Management Journal 10(2): 1−20.

Zarzeski, M. T. 1996. Spontaneous Harmonization Effects of Culture and Market Forces on Accounting Disclosure Practices. Accounting Horizons 10(1): 18-37.

Published

2018-09-06

Issue

Section

Artikel